GKM FDKI Perkuat Mutu Akademik melalui Penataan Rumpun Ilmu dan RPS Berbasis OBE

avatar HUMAS FDKI
HUMAS FDKI

14 x dilihat
GKM FDKI Perkuat Mutu Akademik melalui Penataan Rumpun Ilmu dan RPS Berbasis OBE

BANGKA — Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan rapat dalam rangka memperkuat sistem penjaminan mutu akademik di lingkungan fakultas. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung FDKI, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Rapat dihadiri Wakil Dekan FDKI, Dr. Noblana Adib, M.Pd.I., M.A., GKM Fakultas Anja Kusuma Atmaja, M.Sos., serta perwakilan GKM Program Studi Psikologi Islam, Chitra Fraghini, M.Psi., Psikolog dan Zulkarnain, M.A.. Turut hadir Abi Apriyadi, M.A. selaku GKM Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam.

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam rapat tersebut, terutama berkaitan dengan penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan FDKI. Salah satu pembahasan utama adalah penentuan Koordinator Rumpun Ilmu pada mata kuliah.

Penentuan Koordinator Rumpun Ilmu dinilai penting untuk memastikan adanya koordinasi dan kesinambungan keilmuan antarmata kuliah dalam satu rumpun. Koordinator juga diharapkan dapat membantu proses pengembangan mata kuliah, koordinasi dosen pengampu, serta evaluasi dan penyempurnaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

Selain itu, rapat membahas Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi yang telah ditetapkan. Pembahasan diarahkan pada pemetaan CPL dengan mata kuliah yang terdapat dalam kurikulum sehingga setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian kompetensi lulusan.

Dalam rapat juga dibahas secara khusus penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai orientasi utama dalam proses pendidikan, sehingga perencanaan pembelajaran tidak hanya berfokus pada materi yang disampaikan dosen, tetapi juga pada kompetensi yang harus dicapai mahasiswa.

Penyusunan RPS OBE nantinya akan memperhatikan keterkaitan antara CPL, CPMK, Sub-CPMK, materi pembelajaran, metode pembelajaran, pengalaman belajar mahasiswa, serta asesmen atau penilaian. Keselarasan tersebut diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan capaian lulusan yang telah ditetapkan oleh program studi.

Sebagai tindak lanjut, GKM FDKI juga membahas rencana pelaksanaan pelatihan penyusunan RPS berbasis OBE bagi para dosen pengampu mata kuliah. Pelatihan tersebut diharapkan dapat menyamakan persepsi dan pemahaman dosen mengenai implementasi OBE sekaligus memberikan keterampilan teknis dalam menyusun RPS yang sesuai dengan standar penjaminan mutu akademik.

Melalui kegiatan ini, GKM FDKI berkomitmen untuk terus memperkuat budaya mutu di lingkungan fakultas. Koordinasi antara GKM Fakultas dan GKM Program Studi diharapkan mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang lebih sistematis dan mendukung pencapaian kompetensi lulusan FDKI.

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti hasil pembahasan melalui koordinasi penetapan Koordinator Rumpun Ilmu, pemetaan CPL dengan mata kuliah, persiapan pelatihan RPS OBE, serta pendampingan dan evaluasi RPS setelah pelaksanaan pelatihan.