Slogan tak sebatas slogan yang disemarakkan, tapi hal tersebut benar-benar diwujudkan secara nyata di Negeri Jiran, Malaysia. Sebagai dosen PTKIN, yaitu: IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, kamu rasakan kenyamanan selama seminggu berada di negeri tersebut. Slogan tersebut berbunyi,"Malaysian Hospitality Begins with Us" ( Pelayanan Malaysia Bersama kita).
.jpeg)
Dari beberapa kunjungan beberapa dosen peneliti; Prof.Rusydi Sulaiman, M.Ag., Encik Gustin, M.Pd. dan Iqrom Faldiansyah, M.A. di Malaysia, sempatkan juga berkunjung ke kampus IIUM, tepatnya diInstitute of Islamic Banking and Finance Gombak Kualalumpur Malaysia. Tiga pimpinan di Fakulti tersebut, yaitu: Associate Professor Dr. Muhammad Mahbubi Ali, Associate Professor Dr., Deputy Dean Research Innovation and Development., Fahd Mohammed Obad Al-Shaghdari, Head of Programme Ph.D. in Islamic Banking and Finance, dan Associate Professor Dr.Nur Farhah binti Mahadi., Head of Industrial Lingkages, Prof.
Tidak begitu formal,tapi menyenangkan secara umum. Sikap rendah hati dalam menyambut lawatan ilmiah walaupun sebenarnya mereka orang-orang pintar--kompeten di bidangnya. Hal tersebut patut diteladani agar juga terbiasa memberi pelayanan kepada siapapun apalagi orang yang sengaja diundang menjadi narasumber dan atau tujuan lainnya.

Pertemuan cukup singkat, namun bermakna. Dialog dua bahasa tersebut berakhir dengan rencana kolaborasi penulisan artikel terkait dan hal lain untuk penguatan kelembagaan bidang akademik. IIUM pastinya tidak bisa disaingi, karena lembaga tersebut berharap internasional, maka perlu upaya keras untuk gapai itu. Tidak juga mudah kuliah di Universiti tersebut kecuali berprestasi dan memiliki komitmen tinggi dalam menuntut ilmu.
Sebagai ketua peneliti, Rusydi Sulaiman memberikan buku sederhana karyanya sendiri, sebaliknya pihak IIUM juga memberi buku karya dosen dan souvenir.
Mahbubi Ali menyebut hari ini adalah Jum'at berkah karena kedatangan beberapa termasuk dosen peneliti dan pimpinan FDKI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Muhammad Fadhlan, mahasiswa UKM selalu mendampingi selama beberapa hari di Negeri Jiran. Wassalam.