Berkolaborasi untuk memperkuat kelembagaan sebuah PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) tidak hanya dapat dilakukan dengan sesama PTKIN, tetapi juga bersama perguruan tinggi swasta, terutama lembaga yang telah lebih maju dan berkembang. Dari kerja sama tersebut, tentu terdapat banyak hal yang dapat dipelajari dan dijadikan rujukan bagi pengembangan institusi di masa mendatang.
Atas dasar itu, Universitas PTIQ Jakarta yang saat ini telah bertransformasi menjadi universitas dipilih sebagai salah satu tujuan kunjungan akademik oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026, dengan agenda silaturahmi sekaligus penjajakan penguatan kelembagaan di lingkungan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) PTIQ Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Dekan FDKI IAIN SAS Babel, Rusydi Sulaiman, turut didampingi oleh Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Gustin.
Menurut Rusydi Sulaiman, salah satu unit di lingkungan FDKI yang perlu terus diperkuat kelembagaannya adalah program FDKI Mengaji, selain pengembangan beberapa program studi yang juga dimiliki oleh PTIQ. Ia menilai PTIQ memiliki kekuatan dan kekhasan tersendiri dalam bidang pengkajian Al-Qur’an sehingga layak dijadikan rujukan akademik.
“PTIQ tiada duanya dalam hal pengkajian Al-Qur’an. Normativitas itu penting, tetapi pendekatan keilmuan (scientific approach) dalam pendalaman kitab suci juga sangat dibutuhkan, dan PTIQ menjadi salah satu rujukan penting dalam bidang tersebut,” ungkapnya.
Setibanya di kampus PTIQ Jakarta, rombongan FDKI IAIN SAS Babel disambut langsung oleh Dekan FDIK PTIQ, Topiqurohman, beserta jajaran pimpinan fakultas.
Pertemuan berlangsung hangat dan produktif. Selain membahas penguatan program FDKI Mengaji, kedua belah pihak juga mendiskusikan berbagai peluang kerja sama lain yang dapat mendukung pengembangan fakultas, baik dalam bidang akademik, kelembagaan, maupun pengembangan sumber daya manusia.
Tidak hanya itu, pembahasan juga menyentuh aspek pengelolaan jurnal ilmiah. Dalam kesempatan tersebut, FDIK PTIQ berharap dapat menjalin kolaborasi serta memperoleh pendampingan dari FDKI IAIN SAS Bangka Belitung dalam pengembangan jurnal akademik dan publikasi ilmiah.