Bangka Belitung, 28 Oktober 2026 — Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar kegiatan edukasi mengenai bahaya judi online dan penipuan digital yang menghadirkan Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) sebagai narasumber, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Terpadu IAIN SAS Babel ini diikuti oleh seluruh mahasiswa FDKI semester I, III, V, dan VII.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya FDKI dalam meningkatkan wawasan mahasiswa sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga keamanan diri dan memanfaatkan teknologi digital secara bijak di tengah meningkatnya berbagai ancaman kejahatan di ruang siber.
![]() | ![]() |
Dekan FDKI IAIN SAS Babel, Dr. H. Iqrom Faldiansyah, M.A., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Dekan FDKI, Dr. Noblana Adib, M.Pd.I., serta Wakil Rektor III IAIN SAS Babel, Dr. Rada, M.Pd., yang hadir mewakili Rektor untuk memberikan sambutan.
Dari Polda Babel, Kombes Pol. Agus Sugiarso, S.I.K., M.H., hadir bersama jajaran sebagai narasumber yang memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk ancaman kejahatan digital, khususnya praktik judi online dan penipuan yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai beragam modus penipuan digital, mulai dari tautan palsu (phishing), penipuan berkedok hadiah, penyamaran sebagai petugas atau lembaga resmi, investasi palsu, hingga aplikasi mencurigakan yang berpotensi mencuri data pribadi. Mahasiswa juga diingatkan agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming keuntungan besar maupun tawaran yang tidak masuk akal.
Selain itu, perlindungan data pribadi menjadi salah satu perhatian utama. Mahasiswa diimbau untuk tidak membagikan PIN, kata sandi, kode OTP, maupun informasi sensitif lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipercaya. Verifikasi informasi melalui saluran resmi juga penting dilakukan sebelum mengklik tautan, memasang aplikasi, atau melakukan transaksi keuangan.
.jpeg)
Edukasi ini turut menekankan bahwa dampak judi online dan penipuan digital tidak hanya berkaitan dengan kerugian finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis, hubungan sosial, dan keberlangsungan pendidikan seseorang. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mengenali risiko sejak dini dan mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Pelaksanaan kegiatan difasilitasi oleh Kasubbag Tata Usaha FDKI, Nelly Sanawiyah, M.M., dengan dukungan panitia yang terdiri atas mahasiswa FDKI. Para ketua dan sekretaris program studi di lingkungan FDKI juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, FDKI IAIN SAS Babel berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya literasi digital dan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang cerdas, kritis, serta bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Kolaborasi edukatif bersama Polda Babel diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan judi online dan penipuan digital, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
.jpeg)
