Tidak mudah mempertemukan banyak orang dalam satu kesempatan bernuansa akademis pada waktu malam di sebuah auditorium atau aula gedung kecuali kampanye politik dan atau tontonan kecelakaan. Di luar dugaan malam itu, Selasa malam, 18 Nopember 2025 berkumpul semua ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Kementerian Agama RI. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Auditorium Asrama Haji, bertempat di Padang Baru Bangka Tengah. Tak ketinggalan ASN dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Tidak pernah ada pertemuan seramai itu sebelumnya.
Sikap antusias dan suasana psikologis menyambut kehadiran Menteri Agama RI yang juga seorang ulama, yaitu Prof.Dr.KH.Nasaruddin Umar, M.A. muncul setelah diumumkan. Apalagi tokoh tersebut adalah imam besar Masjid Istiqlal Jakarta. Kehadirannya dimanfaatkan oleh Kanwil Kementerian Agama RI Bangka Belitung dan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung untuk mempertemukan semua ASN. Akhirnya terselenggaralah kegiatan pembinaan ASN oleh Menteri Agama RI tersebut selain kegiatan utama, yaitu peresmian STIAKIN Bangka Belitung dan pelantikan pengurus IPIM Wilayah Bangka Belitung. Kekuatan kepribadian Nasaruddin Umar dan kekuatan struktural formal-nya sebagai Menteri Agama RI. yang baru satu tahun berlalu memang memberi sentuhan tersendiri sehingga setiap ASN ingin bertemu dan melihat langsung. Menurut Rusydi Sulaiman, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung bahwa kehadiran Menteri Agama RI perkuat silaturrahim. Yang jarang bertemu dan mungkin belum pernah bersua antar ASN padahal mereka bekerja di satu kementerian di kepulauan ini akhirnya terwujud. Pastinya ada hikmah terdalam, tambahnya.
Kegiatan malam itu berlangsung cukup lama, berakhir pada jam 22.00 wib. Menteri Agama yang juga Guru Besar tersebut memberikan ceramah pembinaan kepada para hadir, yaitu ASN di lingkungan Kementerian Agama RI Bangka Belitung. Awalnya Sang menteri berkisah tentang pengalamannya berkunjung ke beberapa negara. Beruntung kita tinggal di Indonesia karena sangatlah aman, serunya. Setelah itu ia mengurai tentang kelebihan Al-Qur'an sambil menyentuhkan beberapa terma spesifik didalamnya, seperti kata imam dengan segala padanannya; kata Mukhlis dengan segala padanannya; dan lain-lain dikaitkan dengan semangat mengabdi sebagai ASN. Tegurnya di akhir ceramah: " jangan mengambil sesuatu yang menjadi hak orang lain".
Sangat-sangat bermakna pertemuan di auditorium Asrama Haji malam itu. Selain itu juga kesempatan sambutan diberikan kepada Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Dr.Irawan, M.S.I. dan Plt. Kakanwil Kementerian Agama RI. Bangka Belitung, H. Pril Maroli,ST.,MM. serta beberapa Guru Besar berkesempatan hadir termasuk Prof.Dr.Rusydi Sulaiman, M.Ag. yang juga Dekan FDKI.