Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Al-Falah Tanah Bawah Kec.Puding Besar kab.Bangka. Rusydi Sulaiman Apresiasi Sikap Antusias Warga Desa Tanah Bawah.

avatar HUMAS FDKI
HUMAS FDKI

106 x dilihat
Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Al-Falah Tanah Bawah Kec.Puding Besar kab.Bangka. Rusydi Sulaiman Apresiasi Sikap Antusias Warga Desa Tanah Bawah.
Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag. (Guru Besar dalam Kepakaran Bidang Pengkajian Islam (Islamic Studies) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung)

Dalam rangka memperingati peristiwa Isra' Mi'raj, hampir semua masjid di negeri ini selenggarakan kegiatan keagamaan. Begitu juga  pondok pesantren, lembaga pendidikan bahkan instansi pemerintah--sangat semarak.  Sebenarnya tidak sebatas peringatan, tapi ada ghirah meneladani Rasulullah sebagai satu-satunya sosok manusia yang diperjalankan Allah ke langit ke-7 (Sidratul Muntaha) untuk misi pewahyuan Shalat Lima Waktu ( ash-Shalaawatul- Khamsu).
Salah satu masjid kampung yang selenggarakan peringatan Isra' Mi'raj adalah Masjid Al-Falah, berlokasi di Desa Tanah Bawah  Kec.Puding Besar Kab.Bangka Prov.Kepulauan Bangka Belitung, Kamis malam, 15 Januari 2026 M, bertepatan dengan malam 27 Rajab 1447 H. Atas inisiatif IRMAS ( Ikatan Remaja Masjid) yang diketuai oleh Dwi Maryati , dihadirkan Prof.Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag., Ketua Bidang Fatwa dan Penelitian MUI Bangka Belitung sebagai penceramah  di malam itu.
Petang hari sebelum kegiatan inti, Rusydi Sulaiman didampingi isteri, Quratul Faisah transit di kediaman Nanda Samaliya di Desa Labu dan juga bersilaturrahim ( tilik bayi) ke Nanda Milda ( isteri Kisman). Ba'da Shalat Maghrib, dihidangkan jamuan makan di kediaman ketua Masjid Al-Falah, didampingi beberapa pengurus masjid tersebut.
 


Dikira sepi malam itu di masjid, ternyata sangat ramai, karena hampir  semua penduduk kampung tua di Kecamatan Puding Besar tersebut hadir memenuhi masjid. Peringatan Isra' Mi'raj berlangsung setiap tahun ( malam 27 Rajab)  dicirikan dengan Tradisi Nganggung--setiap kepala keluarga membawa dulang bertutup tudong saji,  berisikan kue dan buah-buahan ke masjid kampung tersebut  sebagai rasa syukur kepada Allah Swt. atas anugerah-Nya selama ini. Nganggung adalah tradisi pasca intensifikasi Islam di Pulau Bangka oleh ulama ( guru kampung kemudian dilestarikan hingga kini.
Acara ritual keagamaan dalam bentuk peringatan Isra' Mi'raj diawali dengan  prakata Ketua Yayasan Masjid Al-Falah, Mursyidul Wildan, S.Kom.I.,  alumni IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung sekaligus pembawa acara, didampingi oleh Guru Royali (ketua masjid( dan Guru Sobirin, penghulu kampung.  Berikutnya pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Muhammad Rizki.  Kepala Desa Tanah Bawah, Muhammad  Kasim, S.Ag juga berkesempatan  sampaikan sambutan. Adapun acara inti adalah ceramah agama.
Rusydi Sulaiman awali ceramahnya dengan sejarah kampung dan tradisi nganggung sebagai warisan ulama ( guru kampung) yang dulunya pernah Naon di Mekkah-- mendalami Ilmu Agama Islam, lalu dirikan Sekolah Haji/ Sekolah Arab dan Madrasah Diniyah di kampung Bangka termasuk Tanah Bawah. Artinya peringatan Isra' Mi'raj dengan Nganggung bersama adalah realisasi ajaran Agama Islam yang diemban Nabi Muhammad Saw. Menurut Guru Besar tersebut, Isra' Mi'raj adalah mukjizat besar Rasulullah--Amrun khaariqun lil-'Aadati, Tazhharu 'alaa Yadi man Yad'iya ar-Risaslah awin-Nubuwwah" untuk tegaskan atau tampakkan kebenarannya ( Li izhhaari shidqihi) atas otoritas kekuasaan Allah Swt.
Lanjutnya, Rusydi Sulaiman yang juga Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN SAS Bangka Belitung berharap kegiatan seperti memberi pengaruh bagi penguatan nilai ajaran Agama Islam  di Desa Tanah Bawah khususnya. Banyaknya mahasiswa asal desa tersebut di PTKIN satu-satunya di kepulauan ini mengindikasikan hal tersebut.
Alhamdulillah acara berjalan lancar, dan berlanjut makan bersama hidangan dalam dulang. Wassalam.