Seminar Antara PKM FDKI Tahun 2025. Rusydi Sulaiman: Dosen Mesti Serius dan Hasilkan Karya Ilmiah Bereputasi

avatar HUMAS FDKI
HUMAS FDKI

36 x dilihat
Seminar Antara PKM FDKI Tahun 2025. Rusydi Sulaiman: Dosen Mesti Serius dan Hasilkan Karya Ilmiah Bereputasi
Seminar Antara Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN SAS Bangka Belitung 2025

Bangka-Di tengah suasana akhir tahun yang kerap diwarnai dengan berbagai kegiatan hiburan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung justru mengisinya dengan kegiatan akademik. Pada Senin, 29 Desember 2025, FDKI menyelenggarakan Seminar Antara Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diikuti oleh enam kelompok dosen FDKI.

Kegiatan seminar antara tersebut dilaksanakan secara luring (offline) di ruang rapat FDKI dan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Seluruh kelompok PKM hadir dan secara bergiliran mempresentasikan laporan pengabdian masing-masing dengan durasi 15–20 menit per kelompok.

Seminar ini menghadirkan dua reviewer, yakni Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag. dan Dr. Hendra Cipta, M.S.I., yang turut hadir secara langsung untuk memberikan penilaian dan masukan terhadap pelaksanaan serta laporan kegiatan pengabdian.

Usai seluruh presentasi, kedua reviewer diberikan kesempatan untuk menyampaikan catatan kritis. Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag. secara umum mengapresiasi pelaksanaan dan laporan pengabdian yang telah disusun oleh para dosen. Namun demikian, ia menekankan pentingnya keseriusan dalam menyikapi kegiatan PKM, termasuk memulai pelaksanaannya lebih awal agar tersedia waktu yang memadai untuk kegiatan lapangan maupun penyusunan laporan dan luaran (outcome).

Menurutnya, apabila luaran yang ditargetkan berupa karya ilmiah bereputasi, maka dosen pelaksana PKM harus cermat dalam memilih judul dengan berpijak pada prinsip need assessment, serta memastikan adanya unsur kebaruan (novelty) dalam karya yang dihasilkan. “Sebagai Dekan FDKI, saya merasa senang dengan kegiatan ilmiah seperti ini dan berharap dapat terus ditingkatkan kualitasnya,” tegasnya.

Kemudian ia menegaskan bahwa kualitas pengabdian akan menentukan kualitas luaran akademik, maka perlu rencana yang matang dan tepat waktu. "Kualitas pengabdian akan menentukan kualitas luaran akademik. Karena itu, perencanaan yang matang, ketepatan waktu, dan orientasi pada publikasi ilmiah harus menjadi perhatian bersama,” pungkas Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag.

Sementara itu, Reviewer II, Dr. Hendra Cipta, M.S.I., menyoroti sejumlah hal yang perlu segera ditindaklanjuti, antara lain penyelesaian laporan sesuai dengan deadline, pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta proses submit artikel jurnal sebagai pemenuhan luaran PKM. Ia menambahkan bahwa satu kegiatan pengabdian sejatinya dapat dikembangkan menjadi lebih dari satu artikel jurnal, tentunya dengan penyesuaian terhadap template dan fokus jurnal yang dituju.

Kegiatan seminar antara PKM ini berakhir tepat waktu sesuai dengan agenda yang direncanakan. Beberapa dosen juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi terkait teknis pelaksanaan dan pengembangan kegiatan PKM ke depan.

Melalui kegiatan ini, FDKI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya akademik, peningkatan mutu pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan luaran ilmiah yang berdampak dan bereputasi.